12 rumah di Sukabumi hanyut 85 terendam banjir bandang

12 rumah di Sukabumi hanyut 85 terendam banjir bandang

sebanyak kendaraan roda dua maupun 4 juga ikut terbawa hanyut, selain itu dua warga yang adalah pembuat roti pun ikut menjelma korban dan hingga kini sedang dalam pencarian.

Sukabumi, Menjelajahkan (ANTARA) – Data sementara yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Kawasan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hasil akibat banjir bandang yang berlaku di Kecamatan Cicurug, Senin, menimbulkan 12 rumah hanyut dan 85 rumah terendam.

“Luapan air Sungai Citarik tersebut berkisar 5-6 meter dan merendam beberapa perkampungan di Kecamatan Cicurug, ” sebutan Koordinator Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna pada Sukabumi, Senin.

Kurang kampung yang terdampak banjir tersebut yakni Kampung Cipari, Desa Cisaat, Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Dukuh Belakan Aspol, Kelurahan Cicurug, Negeri Nyangkowek RT 002/007, Desa Mekarsari, Kampung Lio RT 002/005, Kampung Mekarsari dan Perum Setiabudi, Desa Bangbayang.

Selain menyebabkan belasan rumah terbawa hanyut cairan banjir bandang, sejumlah kendaraan indah roda dua maupun empat serupa ikut terbawa hanyut, selain itu dua warga yang merupakan pelaksana roti pun ikut menjadi target dan hingga kini masih di dalam pencarian.
Membaca juga: Tiga kecamatan di Sukabumi dilanda banjir
Baca selalu: Tim SAR gabungan dikerahkan cari dua warga terseret banjir bandang

Sendat dia, untuk warga yang rumahnya terbawa arus air dan terendam banjir sudah dievakuasi dan diungsikan ke beberapa lokasi seperti ruangan puskesmas pembantu dan rumah awak lainnya yang lebih aman.

Pihaknya juga mengimbau pada warga untuk tidak mendekat ke lokasi khawatir terjadi banjir susulan mauapun terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Untuk pendataan kerugian serta jumlah warga yang terdampak masih dalam perhitungan.

“Kerugian akibat bencana banjir bandang itu masih dalam pendataan, jika tahu kondisi rumah dan sejumlah organ yang tersapu derasnya arus banjir mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah, ” tambahnya.

Daeng mengatakan untuk bantuan gawat sudah dikirim ke beberapa kedudukan untuk meringankan warga yang terdampak banjir bandang tersebut, bantua itu berupa makanan instan, siap hidangan dan perlengkapan lainnya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi secara instansi lainnya seperti TNI dan Polri untuk melakukan pengamanan perkiraan ada oknum yang memanfaatkan gangguan dengan mencuri barang milik target.
Baca serupa: Banjir rendam sejumlah lokasi di Kota Sukabumi
Baca juga: Dua warga Kabupaten Sukabumi tercampak terbawa banjir bandang

Pewarta: Aditia Orang suci Rohman
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020