BPK wajibkan entitas umumkan hasil audit laporan keuangan ke publik

BPK wajibkan entitas umumkan hasil audit laporan keuangan ke publik

Tahun ini, yang diwajibkan ialah entitas yang opininya WTP. Tahun depan, semua entitas apapun opininya harus disampaikan kepada publik

Jakarta (ANTARA) – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mewajibkan segenap entitas mengumumkan hasil pemeriksaan petunjuk keuangan, yang diaudit badan itu, kepada masyarakat melalui media pengikut dalam rangka transparansi dan akuntabilitas.

“Mulai tahun ini, BPK RI mewajibkan seluruh entitas dengan laporan keuangannya kami periksa untuk mengumumkannya ke media massa, ” kata Ketua BPK RI Terkenal Firman Sampurna dalam media workshop BPK RI di Jakarta, Selasa.

Baca pula: Presiden Jokowi: Setiap rupiah kekayaan rakyat harus dipertanggungjawabkan

Agung menyatakan untuk tahun ini yang diwajibkan adalah entitas beropini  wajar tanpa pengkhususan (WTP), sedangkan mulai tahun aliran semua entitas wajib melaporkan buatan pemeriksaan laporan keuangannya kepada terbuka.

“Tahun ini, dengan diwajibkan adalah entitas yang opininya WTP. Tahun depan, semua entitas apapun opininya harus disampaikan pada publik, ” ujarnya.

Agung menjelaskan laporan tersebut nantinya harus disampaikan kepada masyarakat secara menyertakan seluruh hasil pemeriksaan tiba dari neraca, laporan arus kas, hingga realisasi anggaran.

“Beberapa komponen akan ditampilkan utama halaman penuh dari semua entitas baik pemerintah daerah, kementerian/lembaga, maupun LKPP, ” jelasnya.

Ia menuturkan untuk hasil pemeriksaan laporan keuangan terhadap tingkat kawasan, kabupaten, kota, dan provinsi mampu disampaikan kepada media massa lokal.

Sedangkan untuk entitas nasional atau kementerian/lembaga (K/L) sanggup ditampilkan melalui media massa nasional.

Tak hanya itu, Agung juga mewajibkan para entitas untuk melaporkan kepada BPK kalau hasil pemeriksaan laporan keuangan sudah disampaikan kepada masyarakat.

“Harus menyampaikan kepada kami bahwa sudah disampaikan kepada publik seperti penyampaian prospektus perusahaan yang bakal go public , ” tegasnya.

Agung mengutarakan langkah ini dilakukan karena para-para entitas mengelola uang negara dengan juga merupakan uang masyarakat jadi mereka wajib tahu hasil audit laporan keuangan tersebut.

“Entitas yang kami audit merupakan pengelola keuangan negara dan dengan dikelola adalah uang rakyat. Rakyat perlu tahu bagaimana laporan keuangannya setelah diaudit oleh BPK MENODAI, ” katanya.

Baca juga: BPK sampaikan pencapaian realisasi transfer ke wilayah 2019 kepada DPD
Membaca juga: BPK temukan potensi kesusahan pembangunan rumah DP Rp0

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020