Densus 88 tangkap seorang buronan bom Bali I

Densus 88 tangkap seorang buronan bom Bali I

Jakarta (ANTARA) – Tim Densus 88 Antiteror menangkap seorang terduga teroris bernama Zulkarnaen (57) di Lampung.

Zulkarnaen yang memiliki nama pedengan Aris Sumarsono alias Daud nama lain Zaenal Arifin alias Abdulrahman itu ditangkap di Gang Kolibri, Toto Harjo, Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Lampung.

“Telah dilakukan penangkapan tanpa perlawanan terhadap DPO (buronan), ” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono kepada ANTARA dalam Jakarta, Sabtu malam.

Baca juga: Terduga anggota jaringan teroris ditangkap Densus 88 di Jambi

Zulkarnaen merupakan buronan terkait kasus bom Bali I tahun 2001.

“Zulkarnain adalah panglima askari Jamaah Islamiyah ketika bom Bali 1, ” kata Argo.

Zulkarnaen diduga berperan dalam menyembunyikan Upik Lawangan alias Taufik Bulaga alias Udin.

Upik tunggal telah lebih dulu ditangkap Densus 88 di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung pada 23 November 2020.

Menangkap juga: Empat teroris ditangkap di Lampung anggota JI pimpinan Wijayanto

Selain itu, keterlibatan Zulkarnaen dalam aksi pidana terorisme adalah berperan mewujudkan Unit Khos yang kemudian terkebat bom Bali dan konflik-konflik di Poso dan Ambon.

Unit khos diketahui sama semacam special taskforce .

Argo menambahkan terduga teroris asal Sragen, Jawa Tengah ini pernah menempuh pendidikan selama empat semester pada tahun 1982 di Fakultas Biologi sebuah kampus kenamaan di D. I. Yogyakarta.

Mengaji juga: Polri jelaskan peran empat terduga teroris ditangkap Densus pada Bekasi

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020