Hamilton juarai GP Styria setelah pelaku tabrakan dua Ferrari

Hamilton juarai GP Styria setelah pelaku tabrakan dua Ferrari

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Mercedes Lewis Hamilton menjuarai Grand Prix Styria di Sirkuit Red Bull Gelang-gelang, Austria, Minggu, di saat besar Ferrari gagal finis setelah saling bertabrakan di lap pembuka.

Hamilton mengawali balapan seri kedua di kalender itu dengan simpanan kepercayaan diri yang tinggi sesudah merebut pole position sensasional di kualifikasi yang diguyur hujan tebal.

Di bawah iklim yang lebih bersahabat ketika lomba, Hamilton tanpa kesulitan berarti menunjukkan kekuatan Mercedes W11, yang sempat dihantui masalah sensor girboks di sepanjang seri pembuka akhir pasar lalu di mana ia sudah P4 karena mendapat penalti.

Baca juga: Hujan lebat di kualifikasi, Hamilton rebut pole position GP Styria
Baca juga: FIA peringatkan Ferrari menyusul pelanggaran protokol COVID-19

Pebalap Red Bull Max Verstappen, ahli di Austria 2018 dan 2019, menjadi sasaran empuk Valtteri Bottas setelah mengeluhkan mobil Red Bull RB16 susah dikendalikan dan kondisi ban yang cukup aus enam lap jelang finis.

Bottas, juara balapan pekan cerai-berai, tanpa kesulitan menyalip Verstappen di lap ke-67 untuk mengamankan finis runner-up, 13, 719 detik sesudah Hamilton.

Verstappen terdesak masuk pit untuk berganti jalan tiga lap jelang finis dan masih mampu mengamankan finis tribune di tempat ketiga diikuti sebab rekan satu timnya, Alexander Albon di P4, demikian laman formal F1.

“Luar natural bisa kembali di sini, awak melakuan tugas yang luar natural dalam hal strategi. Aku benar bersyukur bisa kembali di tempat pertama, terasa sangat lama setelah balapan terakhir tahun lalu, ” kata Hamilton.

“Aku harus kembali setelah akhir minggu yang sulit akhir pekan awut-awutan, ” kata Hamilton yang serupa mengaku senang dengan dua balapan beruntun itu.

Belum sempat membuktikan performa upgrade dengan mereka bawa, Ferrari harus gigit jari karena Sebastian Vettel dan Charles Leclerc terlibat tabrakan pada Tikungan 3 setelah start. Vettel segera menyudahi balapan karena keburukan sayap belakang dan Leclerc balik ke garasi empat putaran lalu karena kerusakan lantai mobilnya lulus parah.

Rekaman kembali menunjukkan kedua Ferrari diapit sebanyak mobil rival. Leclerc yang berkecukupan di sisi dalam trek tak memiliki ruang untuk melaju & terpaksa menubruk mobil Vettel.
 

“Aku sangat terjaga. Aku masuk dari dalam serta tidak menyangka Charles mencoba objek. Aku membawanya santai tapi ramai di sekitar kami, ” introduksi Vettel.

“Mobil terasa lebih baik jadi sayang kami tidak memiliki kesempatan untuk mengujinya lajunya di balapan dan upgrade kami.

Leclerc, runner-up seri pembuka di sirkuit dengan sama, mengaku kecewa dan meminta maaf kepada Vettel dan tim setelah insiden tersebut.

Baca juga: Upgrade Ferrari di GP Styria mengesalkan
Baca juga: F1 sah masukkan Sirkuit Mugello dan Sochi di revisi kalender 2020

Selanjutnya kompetisi papan tengah

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020