IHSG akhir pekan ditutup jatuh, pasar khawatir naiknya kasus COVID-19

IHSG akhir pekan ditutup jatuh, pasar khawatir naiknya kasus COVID-19

Jakarta (ANTARA) – Indeks Makna Saham Gabungan (IHSG) Bursa Buah Indonesia (BEI) pada akhir pasar ditutup terkoreksi seiring meningkatnya total kasus positif COVID-19.

IHSG Jumat sore ditutup melemah 12, 46 poin atau 0, 21 persen ke posisi 5. 810, 48. Sementara kelompok 45 bagian unggulan atau Indeks LQ45 mendarat 4, 93 poin atau 0, 53 persen ke posisi 916, 25.

“Pelemahan IHSG dipicu meningkatnya kasus kenaikan COVID-19 baik diri dalam negeri maupun dari luar negeri sehingga menghadirkan kekhawatiran daripada penerapan kembali kebijaksanaan lockdown , ” kata Analis Bina Artha Sertifikat M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Rupiah simpulan pekan ditutup menguat tajam, seiring kemajuan stimulus AS

Selain itu pelaku pasar juga menanti berbagai kalender stimulus tambahan dari pemerintah. Rekan juga menanti pengumuman data ketenagakerjaan non-pertanian AS (US Non Farm Payroll)

“Selain tersebut perilisan data makroekonomi domestik yang memberikan high positive impact terhadap pasar relatif minim, ” ujar Nafan.

Dibuka melemah, IHSG tak mampu beranjak dari zona merah dari pagi hingga penyudahan perdagangan saham.

Baca juga: IHSG Jumat dibuka melemah 2, 12 pokok

Dengan sektoral, lima sektor meningkat dengan sektor pertanian paling tinggi yaitu 0, 91 persen, diikuti zona properti dan sektor infrastruktur masing-masing 0, 6 persen dan 0, 28 persen.

Namun lima sektor terkoreksi dengan sektor aneka industri paling dalam yakni minus 2, 4 persen, diikuti sektor konsumer dan sektor manufaktur masing-masing minus 1, 15 persen dan minus 0, 54 persen.

Penutupan IHSG tunggal diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp84, 49 miliar.

Baca juga: Saham Tokyo bervariasi, kepercayaan pelaku pasar melemah karena vaksin

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebesar 1. 038. 269 kali pembicaraan dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19, 85 miliar lembar saham senilai Rp13, 06 triliun. Sebanyak 190 saham naik, 265 saham menurun, dan 162 bagian tidak bergerak nilainya.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara asing Indeks Nikkei melemah 58, 13 poin atau 0, 22 upah ke 26. 751, 24, Ruang Hang Seng naik 107, 42 poin atau 0, 4 upah ke 26. 835, 92, serta Indeks Straits Times meningkat 15, 85 atau 0, 56 obat jerih ke 2. 838, 19.

Baca pula: Saham China ditutup lebih mulia, ditopang data ekonomi positif

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020