Kepala BPKH tegaskan tidak tersedia investasi gagal dalam kelola dana haji

kepala-bpkh-tegaskan-tidak-ada-investasi-gagal-dalam-kelola-dana-haji-1

Bahkan tahun 2020 tersebut kami membukukan surplus bertambah dari Rp5 triliun

Jakarta (ANTARA) – Besar Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu mengisbatkan bahwa tidak ada investasi gagal dalam mengelola biaya haji.

“Tidak ada kesulitan dan gagal investasi, bahkan tahun 2020 itu kami membukukan surplus lebih dari Rp5 triliun, serta dana kelolaannya tumbuh di atas 15 persen, ” ujar Anggito dalam webinar terkait dana haji, di Jakarta, Senin.

Menurut nya, pertumbuhan investasi persediaan kelolaan syariah itu lebih tinggi dari rata-rata nasional.

“Jadi sekadar lagi kita bicara tanda dan data. Ini tertuang dalam Laporan Keuangan 2020 (unaudited), ” ujarnya pula.

Ia pula menegaskan bahwa BPKH tidak mengalokasikan dana haji buat pembiayaan infrastruktur. Alokasi investasi ditujukan kepada investasi secara profil risiko “low to moderate”.

“90 persen adalah dalam bentuk tulisan berharga syariah negara dan sukuk korporasi, ” katanya.

Dalam melaksanakan investasi dana haji, ia menambahkan, BPKH juga sudah mendapatkan izin dari pemilik dana.

“Sudah ada izin dalam bentuk surat kuasa atau perikatan wakalah dari jamaah haji kepada BPKH sebagai pemangku yang sah dari jamaah haji untuk menerima setoran, menggelar dan memanfaatkan untuk tujuan jamaah haji melakukan perjalanan ibadah haji, ” katanya pula.

Terpaut isu soal pembatalan haji 2021 karena alasan keuangan haji, Anggito menjawab tidak. Alasan utama pembatalan haji yaitu karena aspek kesehatan tubuh, keselamatan, dan keamanan jamaah haji.

“Di Keputusan Menteri Agama Bagian 660 Tahun 2021 tersebut ada tiga hal, kesehatan tubuh keselamatan, dan keamanan jamaah haji, ” ujarnya pula.

Anggito menambahkan bahwa jamaah haji dengan tertunda keberangkatannya akan diprioritaskan pada 2022.

“Jamaah haji yang sudah membayar lunas setoran lunasannya akan menjadi prioritas pada 2022. Jadi akan di ‘carry over’ istilahnya. Yang 2020 di ‘carry over’ 2021, yang 2021 sebab juga tidak berangkat oleh sebab itu di ‘ carry over ‘ lagi ke 2022, ” katanya lagi.
Baca juga: BPKH jadi kembalikan dana jamaah haji yang ingin tarik dananya
Baca juga: BPKH pastikan dana jamaah haji yang tentunda keberangkatannya tenang

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021