Mensos: Butuh Rp1, 3 triliun untuk verifikasi dan validasi DTKS

Mensos: Butuh Rp1, 3 triliun untuk verifikasi dan validasi DTKS

Butuh Rp1, 3 triliun mutlak untuk   verifikasi dan pengesahan DTKS agar bisa merambah segenap kabupaten/kota

Jakarta (ANTARA) – Menteri Sosial Juliari P Batubara mengaku dibutuhkan anggaran sebesar Rp1, 3 triliun untuk melakukan testimoni dan validasi (verivali) Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang hendak dilakukan pada 2021.

“Butuh Rp1, 3 triliun total buat   verifikasi dan validasi DTKS agar bisa merambah seluruh kabupaten/kota, ” kata Mensos  dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI terkait data kemiskinan dengan dipantau secara daring di Jakarta, Rabu.

Mensos menjelaskan, anggaran yang diusulkan dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kemensos 2021 untuk verivali DTKS sebesar Rp425 miliar.

Perkiraan tersebut menjangkau 12. 430. 000 ribu individu di DTKS di 32 provinsi kecuali Papua serta Papua Barat.

“Saya minta yang menjadi peserta Program Keluarga Harapan dan Program Sembako yang lebih dulu diverifikasi & divalidasi, ” katanya.

Karena itu, Kemensos meminta tambahan anggaran sebesar Rp875 miliar jadi total Rp1, 3 triliun untuk  verifikasi dan validas  DTKS.

“Dengan anggaran tersebut tumpuan bisa merambah 514 kabupaten/kota & 34 provinsi serta di sungguh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan Program Semako, ” katanya.

DTKS berisi 97, 3 juta data individu dengan menjadi sumber data program-program penanganan kemiskinan di sejumlah kementerian. Sebesar 10 juta KPM di DTKS menjadi peserta PKH dan 15 juta KPM yang menjadi pengikut Program Sembako di Kemensos.

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menanggapi landasan Mensos mengatakan ada peningkatan anggaran untuk verivali data yang menurut dia sangat penting termasuk untuk sebesar kementerian lainnya yang juga bisa memanfaatkan DTKS.

Baca juga: Mensos sebut 92 kabupaten/kota tidak pernah perbarui DTKS sejak 2015

Baca juga: Wapres instruksikan perbaikan data terpadu kesejahteraan sosial

Baca juga: Menko PMK: Akan ada pembaruan 20 juta nama dalam data terpadu

Pewarta: Desi Purnamawati
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020