Mentan dan Menkop-UKM dorong program korporatisasi UMKM pertanian

mentan-dan-menkop-ukm-dorong-program-korporatisasi-umkm-pertanian-1

Adanya pendampingan dari perguruan tinggi, yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi serta hasil riset, mau dapat membangun pertanian modern di berbagai daerah.

Bogor (ANTARA) –
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo  serta Gajah Koperasi dan Usaha Mungil Menengah Teten Masduki memajukan program korporatisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang pertanian secara pendampingan dari perguruan mulia.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan kejadian itu saat berkunjung ke Agribusiness and Technology Park Institut Pertanian Bogor (ATP IPB) di Desa Cikarawang, Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Minggu.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Koperasi UKM Teten Masduki berkunjung ke ATP IPB meninjau flora dan ikan yang diperbanyak oleh pelaku UMKM pertanian binaan IPB di beberapa rumah kaca.

Baca juga: Mentan janjikan produksi petani daerah Food Estate bisa diekspor

Menteri Pertanian dan Menteri Koperasi UKM serupa melakukan diskusi dengan Rektor IPB Arif Satria.

“Hari ini hamba dan Pak Teten berada di IPB, dalam kaitan mempersiapkan konsep yang terukur dan terencana di bagian pertanian. Artinya komoditas ulung hasil riset dan tes coba di kampus, harus bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang mungkin bisa diterapkan di masyarakat, ” katanya.

Menurut Syahrul, program korporatisasi UMKM tempat pertanian ini sasarannya ialah mendorong penguatan kelembagaan dalam petani berskala UMKM. Di dalam pelaksanaannya, pelaku UMKM pertanian ini ada pendampingan sejak perguruan tinggi yakni IPB.

“Adanya pendampingan dari perguruan tinggi, dengan memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi serta hasil riset, akan dapat membangun pertanian modern di berbagai kawasan, ” katanya.

Baca selalu: MenkopUKM dorong pemda kembangkan rumah produksi bersama UMKM

Membangun pertanian modern dalam skala UMKM, kata dia, adalah membangun pertanian secara menggunakan komoditas unggul, teknologi modern, serta penguatan kelembagaan melalui korporasi, sehingga tersedia jaminan pembiayaan dan pemasaran hasil.

Syahrul menegaskan Kementerian Pertanian, Departemen Koperasi dan UKM, & perguruan tinggi yakni IPB akan bekerjas ama di mengembangkan hulu hingga mulut sektor pertanian.

Kementerian Koperasi UKM bekerja membentuk kelembagaan yakni koperasi, Kementerian Pertanian melakukan budi daya dan peningkatan daya petani, sedangkan perguruan mulia mengkoordinir budidaya tersebut tertib di hulu maupun mulut.

Menurut Syahrul, sesuai arahan Presiden Joko Widodo kementerian perlu membabitkan perguruan tinggi dalam menciptakan inovasi produk, khususnya buatan pertanian.

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021