Menteri BUMN: Kondisi penyebaran COVID-19 Jatim perlu perhatian khusus

Menteri BUMN: Kondisi penyebaran COVID-19 Jatim perlu perhatian khusus

… besar kali menyerahkan bantuan ke Jawa Timur karena kondisinya yang memang perlu perhatian khusus…

Surabaya (ANTARA) – Menteri Badan Jalan Milik Negara (BUMN),   Erick Thohir,   menyampaikan kondisi penyebaran Covid-19 di Jawa Timur menggunakan perhatian khusus karena angka kasusnya yang terus bertambah.

“Kami dua kali menyerahkan bantuan ke Jawa Timur karena kondisinya dengan memang perlu perhatian khusus, ” ujarnya, di sela kunjungan kerja sekaligus menyerahkan bantuan obat-obatan dan alat kesehatan, di Gedung Negara Grahadi,   di Surabaya, Minggu siang.

Kedatangannya ke Jawa Timur, kata dia, sebati arahan Presiden Joko  Widodo. Dia datang ke Jawa Timur didampingi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan,   Mahfud MD.

Baca pula: Pangdam: Warga Surabaya Raya sedang ada tak patuhi protokol kesehatan

Selain Jawa Timur, kata dia, Kementerian BUMN telah menyerahkan bantuan semacam ke provinsi lain yang level penyebaran kasus Covid-19 juga tak sedikit, seperti di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Kementerian BUMN juga berperan di dalam langkah penanggulangan pandemi  Covid-19, antara lain dalam bentuk kesertaan BUMN di dalam pendirian dan operasionalisasi RS Perlu Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, dan RS Khusus Infeksi pada Pulau Galang, Kepulauan Riau.

Khusus di Jawa Timur, berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur per Sabtu (5/7) pukul 17. 00 WIB, total kasusnya menyentuh 13. 447 orang atau tambahannya sebanyak 441 orang. Surabaya  sebagai kota terbesar di Jawa Timur tidak pelak menjadi episentrum pamflet penyakit ini.  

Baca juga: Khofifah bentuk tim khusus kendalikan COVID-19 di Surabaya Raya

Sedangkan, angka kasus sembuh atau dinyatakan telah terkonversi negatif Covid-19 yakni 4. 889 orang, serta angka kematian datang saat ini jumlahnya 1. 027 orang.

Data asing, yaitu angka pasien dalam pengawasan (PDP) di Jawa Timur yakni jumlahnya 11. 276 orang beserta orang dalam pemantauan (ODP) dengan mencapai 30. 135 orang.

Sementara itu, Thohir pula menegaskan bantuan berupa obat Avigan yang diserahkan ke Jawa Timur diharapkan mampu menekan angka janji sekaligus mengendalikan kasus Covid-19.

Bantuan obat Avigan yang diserahkan sebanyak 100. 000 gentel ditambah 29. 000 tablet yang telah diserahkan sebelumnya, kemudian 10. 000 pcs alat pelindung diri dan masker bedah berjumlah 100. 000 lembar.

Bismillah serta semoga diridhoi Allah SWT bahwa angka kematian bisa ditekan. Masa ini semua tidak mau tersedia saudara-saudara kita yang tidak bisa dibantu dan tentu seyogyanya negeri harus hadir, ” katanya.

Baca juga: Mampukah Jatim jawab ultimatum Jokowi terkait COVID-19?

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020