OJK catat restrukturisasi perusahaan pembiayaan capai Rp176, 33 triliun

OJK catat restrukturisasi perusahaan pembiayaan capai Rp176, 33 triliun

sedang terus kami olah lagi sebab masih ada data-data yang menyelundup

Jakarta (ANTARA) – Dominasi Jasa Keuangan (OJK) mencatat realisasi restrukturisasi kredit dan bunga dalam perusahaan pembiayaan mencapai Rp176, 33 triliun dari 4, 5 juta jumlah kontrak yang disetujui tenggat 26 Agustus 2020.

“Ini masih terus kami olah teristimewa karena masih ada data-data yang masuk, ” kata Kepala Manajer Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Riswinandi di Jakarta, Kamis.

OJK mencatat dari jumlah itu total total kontrak yang masuk dan di proses mencapai 5, 1 juta dari 182 perusahaan pembiayaan.

Jumlah realisasi per 26 Agustus 2020 itu meningkat kalau dibandingkan realisasi per 19 Agustus 2020 yang mencapai Rp162, 34 triliun dengan jumlah kontrak mencapai 4, 34 juta.

Baca juga: OJK ungkap realisasi kredit menggeliat ditopang bank BUMN dan BPD

Dalam jalan yang sama Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyebutkan restrukturisasi kredit di perbankan hingga 10 Agustus 2020 mencapai Rp837, 64 triliun dengan total debitur menyentuh 7, 18 juta.

Adapun rinciannya, untuk debitur UMKM mencapai 5, 73 juta secara nilai restrukturisasi kredit mencapai Rp353, 17 triliun dan non-UMKM menyentuh 1, 44 juta debitur dengan nilai restrukturisasi mencapai Rp484, 47 triliun.

Untuk lembaga keuangan mikro tercatat ada 32 lembaga dengan nilai restrukturisasi menyentuh Rp20, 79 miliar dan bank wakaf mikro sebanyak 13 bank dengan nilai restrukturisasi mencapai Rp1, 73 miliar.

Baca juga: OJK: Nalar modal bank menguat jadi 23, 1 persen per Juli 2020

Membaca juga: Kemenkeu dan OJK bersinergi pantau efektivitas penjaminan korporasi

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2020