PSBB DKI, penumpang Bandara Soetta dan Halim wajib tahu 5 hukum ini

PSBB DKI, penumpang Bandara Soetta dan Halim wajib tahu 5 hukum ini

Di tengah PSBB DKI Jakarta ini, kami pula mengimbau agar penumpang pesawat mengetahui sejumlah hal yang perlu diperhatikan untuk membantu kelancaran penerbangan

Jakarta (ANTARA) – PT Udara Pura II memberlakukan protokol kesehatan tubuh yang ketat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara Halim Perdanakusuma (Halim) seiring penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan memandang setiap penumpang memperhatikan lima hal pokok.

“Protokol kesehatan pada Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma dijalankan secara ketat sesuai regulasi yang ada. Di tengah PSBB DKI Jakarta ini, kami juga mengimbau agar penumpang pesawat mengetahui sejumlah hal yang perlu diperhatikan untuk membantu kelancaran penerbangan, ” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Bagi penumpang pesawat dengan berangkat atau tiba di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma berikut lima hal yang harus diperhatikan:

Pertama, penumpang motor rute domestik yang ingin terbang wajib membawa surat hasil rapid test atau tes PCR yang asi maksimal 14 hari pada masa keberangkatan dan saat ini tak dibutuhkan Surat Izin Keluar Hadir (SIKM).

Baca juga: Pemprov DKI tak berlakukan SIKM selama PSBB tambahan

Ke-2, penumpang rute internasional yang ingin terbang diimbau kontak maskapai atau kedutaan negara tujuan untuk keahlian berbagai persyaratan perjalanan.

Ketiga, penumpang rute internasional dengan mendarat di Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma harus membawa hasil ulangan PCR dari negara keberangkatan. Semasa tidak membawa, akan dilakukan tes PCR Test saat tiba dan penumpang akan dikarantina hingga hasil tes keluar.

Keempat, penumpang rute domestik dan penumpang rute internasional yang baru mendarat wajib sudah mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan (Health Alert Card/HAC) meniti aplikasi e-HAC atau formulir kertas.

Membaca juga: Erick Thohir: Kita hendak jalankan operasi yustisi mulai Senin depan

Kelima, penumpang pesawat akan mencuaikan pemeriksaan suhu tubuh menggunakan pemindai suhu, pemeriksaan surat hasil tes cepat/tes PCR,   pemeriksaan bahan bawaan, meja check in untuk penerbitan boarding pass , dan pemeriksaan surat hasil tes cepat/tes PCR, pemeriksaan boarding pass untuk naik pesawat, dan pemeriksaan e-HAC bagi penumpang yang baru mendarat.

“Dengan memperhatikan lima hal pokok tersebut, maka penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta serta Halim Perdanakusuma dapat membantu kelancaran penerbangan di tengah masa PSBB DKI Jakarta, ” ujar Awaluddin.

Penumpang pesawat juga hendaknya mengetahui ketentuan di zaman PSBB DKI Jakarta misalnya terkait dengan penggunaan mobil pribadi & transportasi publik.

Baca juga: Pemprov DKI batasi kerumunan maksimal lima orang

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020