Rupiah ditutup menguat, ditopang positifnya mata uang regional

rupiah-ditutup-menguat-ditopang-positifnya-mata-uang-regional-1

Indeks dolar dan yield US treasury (obligasi AS) turun setelah Federal Reserve (Fed) menegaskan balik pandangannya bahwa setiap lonjakan inflasi kemungkinan bersifat tengah

Jakarta (ANTARA) kacau Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan ditutup menguat, seiring positifnya mata uang regional.

Rupiah ditutup menguat 17 poin atau 0, 12 persen ke posisi Rp14. 548 per dolar AS dibandingkan posisi pada penyudahan perdagangan sebelumnya Rp14. 565 per dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Senin, mengutarakan, penguatan rupiah terjadi seiring penurunan indeks dolar serta imbal hasil obligasi GANDAR.

“Indeks dolar dan yield US treasury (obligasi AS) turun sesudah Federal Reserve (Fed) mengisbatkan kembali pandangannya bahwa pada setiap lonjakan inflasi kemungkinan bersemangat sementara, ” ujar Ibrahim.

Baca juga: Rupiah Senin pagi menguat 22 poin

Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun era ini berada di kelas 1, 55 persen, mendarat dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 1, 57 persen.

Sedangkan indeks dolar berada di level 91, 16, turun dibandingkan kedudukan penutupan sebelumnya 91, 56.

Sementara itu kekhawatiran investor tentang total COVID-19 yang terus menyusun secara global, di bibir jumlah kematian global kelanjutan virus yang mencapai nilai 3 juta.

Peluncuran vaksin COVID-19 dengan lebih lambat dari yang diharapkan dan lonjakan strain mutan COVID-19 juga tentu mengkhawatirkan.

Baca juga: Balasan hasil obligasi jatuh, dolar tergelincir ke terendah 4 minggu

Dari sisi bank sentral, Bank Sentral Eropa (ECB) akan menyerahkan kesimpulan kebijakannya akhir pekan itu dan Reserve Bank of Australia merilis risalah lantaran pertemuan terakhirnya pada Selasa (20/4).

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14. 535 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14. 530 per dolar AS maka Rp14. 568 per dolar AS.

Tengah itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin menguat menjadi Rp14. 568 per dolar AS dipadankan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14. 592 bagi dolar AS.

Baca pula: Perry Warjiyo: BI hendak terus berada di pasar, jaga stabilitas rupiah

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021