Sri Mulyani paparkan empat arah akselerasi transformasi digital

sri-mulyani-paparkan-empat-tujuan-akselerasi-transformasi-digital-1

Kita tahu tantangan Indonesia semakin meningkat dengan adanya pandemi dan era digitalisasi bahkan pandemi mempercepat disrupsi revolusi industri 4. 0

Jakarta (ANTARA) – Menteri Sri Mulyani Indrawati memaparkan empat bahan akselerasi transformasi digital mencuaikan percepatan pembangunan dan perluasan teknologi informasi komunikasi (TIK) di Indonesia.

“Kita tahu tantangan Indonesia semakin meningkat dengan adanya pandemi dan era digitalisasi makin pandemi mempercepat disrupsi revolusi industri 4. 0, ” katanya dalam pembukaan Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) serta Peluncuran Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) di Jakarta, Senin.

Tujuan akselerasi transformasi digital perdana adalah penyelenggaraan sistem pemerintahan sehingga dukungan fiskal dikerjakan agar seluruh desa, kecamatan, puskemas, sekolah, polsek dan koramil bisa ditransformasikan dengan digital.

Arah kedua yaitu untuk mewujudkan public service yang tepat dan cepat terutama pada bidang pendidikan dan kesehatan tubuh sehingga TKDD  (transfer ke daerah dan dana desa) didesain agar dana proses sekolah dan kesehatan buat puskemas bisa menggunakan kemudahan digitalisasi ini.

Tujuan ketiga adalah untuk mengkonsolidasikan dan mengoptimalkan servis bersama atau share service mengingat hal ini adalah ciri penting dalam transformasi digital.

Tujuan terakhir adalah mewujudkan inklusi masyarakat di wilayah prioritas terutama mereka yang sedang belum memiliki akses internet di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T).

Ia menyebutkan strategi untuk 2021 adalah menyediakan base transceiver station  (BTS) di 5. 503 letak desa 3T, akses internet 12. 077 poin, palapa ring level agreement dan utilisasi baik di arah barat dan timur di atas 30 persen datang 40 persen, serta literasi digital untuk 295 seperseribu orang.

“APBN 2021 untuk belanja K/L sebesar Rp17 triliun serta TKDD Rp9 triliun. Tersebut merupakan suatu bagian sebab rencana lima tahun di dalam rangka menjangkau seluruh daerah di Indonesia supaya bisa terkoneksi internet, ” jelasnya.

Ia menyebutkan belanja per tahun bisa capai Rp16 triliun sampai Rp17 triliun hingga 2024 agar 9. 113 kampung di daerah 3T, 93. 900 sekolah dan pesantren, 3. 700 puskemas, enam. 000 polsek dan koramil, serta 47. 900 dukuh dan kecamatan dapat terkoneksi oleh internet.

“Itu inti dari alterasi berkeadilan yaitu transformasi digital. Apabila belanja di dunia infrastruktur untuk konektivitas digital bisa dibangun maka tersebut butuh anggaran belanja sangat besar baik belanja mencuaikan K/L hingga TKDD, ” katanya.

Baca juga: OJK transformasi digital tiadakan kehadiran fisik ke lokasi bank
Baca juga: Negeri pastikan penyiapan fasilitas alterasi ekonomi digital
Menangkap juga: Kemenko: teknologi digital berperan penting dalam perniagaan nasional

 

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021