Tunggu debat calon presiden AS, Wall Street berakhir lebih rendah

Tunggu debat calon presiden AS, Wall Street berakhir lebih rendah

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street lebih aib pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena para investor menunggu debat pertama calon presiden AS antara Joe Biden dibanding Partai Demokrat dan petahana Donald Trump dari Partai Republik dalam Selasa malam waktu setempat.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 131, 40 poin ataupun 0, 48 persen menjadi ditutup pada 27. 452, 66 poin. Indeks S& P 500 mendarat 16, 13 poin atau 0, 48 persen, menjadi berakhir pada 3. 335, 47 poin. Ruang Komposit Nasdaq ditutup terpangkas 32, 28 poin atau 0, 29 persen. menjadi 11. 085, 25 poin.

Sepuluh dari 11 sektor utama S& P 500 berakhir di wilayah negatif, dengan sektor energi jatuh dua, 73 persen, memimpin penurunan. Layanan komunikasi naik 0, 28 obat jerih, satu-satunya kelompok yang berhasil meningkat.

Wall Street menyambut debat pertama antara Presiden Donald Trump dan penantangnya dari Partai Demokrat, mantan Wakil Presiden Joe Biden. Debat selama 90 menit di televisi antara dua pengikut presiden AS akan dipantau sebab investor yang mencari panduan mengenai prospek para kandidat.

Investor juga memperhatikan pembaruan bagian bantuan virus corona AS yang baru. Partai Demokrat di DPR AS pada Senin (28/9/2020) mengumumkan rancangan undang-undang paket bantuan COVID-19 senilai 2, 2 triliun dolar AS, mencoba menekan Gedung Putih dan Partai Republik untuk mencapai kesepakatan sebelum pemilihan presiden dalam November.

Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan pada Selasa (29/9/2020) bahwa dia meminta mencapai kesepakatan bantuan virus corona dengan Gedung Putih minggu tersebut, setelah berbicara dengan Menteri Keuangan Steve Mnuchin selama sekitar 50 menit dan membuat rencana untuk pembicaraan lebih lanjut pada Rabu.

Sementara itu, lebih dari 7, 18 juta peristiwa COVID-19 yang dikonfirmasi telah dilaporkan di Amerika Serikat dengan kematian melebihi 205. 700 pada Selasa sore (29/9/2020), menurut penghitungan sebab Universitas Johns Hopkins.

Di sisi data, Indeks Keyakinan Konsumen AS berdiri di 101, 8 pada September, naik lantaran 86, 3 pada Agustus, lembaga riset The Conference Board yang berbasis di New York melaporkan pada Selasa (29/9/2020).
Baca juga: Wall Street dibuka merosot setelah reli murni sesi sebelumnya
Baca juga: Wall Street berakhir menguat didorong harapan stimulus ekonomi

 

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2020