Wall Street beragam, Indeks Dow Jones naik 112, 11 poin terkerek vaksin

Dua penggerak rekan tingkat tertinggi adalah jadwal vaksin dan optimisme stimulus

New York (ANTARA) – Wall Street bervariasi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) dengan Indeks S& P 500 membukukan kemajuan, menyusul kejelasan lebih lanjut menghantam jadwal waktu pengembangan vaksin Virus Corona dan data penjualan ritel yang jauh lebih baik dari perkiraan membawa pembeli kembali ke pasar.

Indeks Dow Jones juga bergabung dengan Indeks S& P di wilayah positif, kedua indeks menghentikan penurunan tiga keadaan berturut-turut didorong oleh uji coba vaksin yang dihentikan dan berlanjutnya perselisihan di Washington mengenai bagian bantuan pandemi baru. Tapi Nasdaq mengakhiri sesi lebih rendah.

Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 112, 11 pokok atau 0, 39 persen menjadi ditutup pada 28. 606, 31 poin. Indeks S& P 500 naik tipis 0, 47 poin atau 0, 01 persen menjadi berakhir di 3. 483, 81 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup turun 42, 32 poin ataupun 0, 36 persen, menjadi 11. 671, 56 poin.

Meski begitu mereka semua membukukan keuntungan pada minggu ini.

Baca juga: Harga emas amblas 2, 5 dolar, saat harapan stimulus AS memudar

Dari 11 sektor utama di S& P 500, tujuh menutup sesi lebih tinggi dengan guna naik 1, 08 persen, menyelenggarakan kenaikan. Sementara sektor energi terban 2, 3 persen, merupakan gerombolan dengan kinerja terburuk.

Pfizer Inc mengumumkan dapat mengajukan otorisasi AS untuk vaksin COVID-19 yang dikembangkannya dengan mitra Jerman BioNTech pada November. Saham Pfizer melonjak 3, 8 persen.

“Dua penggerak pasar level tertinggi adalah jadwal vaksin & optimisme stimulus, ” kata Lihai Strategi Investasi Baird,   Ross Mayfield, di Louisville, Kentucky. “Kadang-kadang pasar mendapat pengecekan kenyataan kalau bahkan jika kita mendapatkan vaksin awal tahun depan itu ialah jadwal yang sangat agresif dan optimis. ”

Penjualan ritel pada September melampaui ekspektasi analis dan sentimen konsumen buat bulan ini secara mengejutkan terangkat, menurut dua laporan ekonomi terpisah. Tetapi dengan stimulus sebelumnya telah berjalan dengan sendirinya, prospeknya tak pasti kecuali Washington dapat mencapai kesepakatan tentang putaran baru tumpuan fiskal.

Baca juga: Dolar AS melemah atas 6 mata uang sari, tertekan kebangkitan virus

“Penting dari bukti penjualan ritel untuk melihat bahwa konsumen tidak hanya tertatih-tatih pada waktu yang lama tetapi selalu melebihi ekspektasi, ” tambah Mayfield. “Saya tidak tahu berapa lama ini dapat berlanjut tanpa stimulus, tetapi sungguh menggembirakan melihat konsumen bertahan cukup baik meskipun tersedia beberapa ekspektasi yang mengerikan. ”

Mengenai stimulus, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengutarakan kepada Ketua DPR Nancy Pelosi bahwa Presiden Donald Trump akan “mempertimbangkan” dengan Pemimpin Mayoritas Kongres Mitch McConnell jika kesepakatan makbul tentang paket bantuan pandemi hangat. Namun pemimpin Partai Republik Kevin McCarthy, mengatakan dia tidak mencagarkan kesepakatan akan dicapai menjelang penetapan 3 November selama Pelosi terkebat.

Musim pelaporan keuangan kuartal ketiga telah dimulai awal minggu ini, dengan 49 kongsi di S& P 500 telah melaporkannya. Dari jumlah tersebut, 86 persen telah melewati batas nista yang ditetapkan oleh ekspektasi, menurut Refinitiv.

Baca juga: Harga minyak tertindas kekhawatiran kebangkitan COVID di AS dan Eropa

Perusahaan jasa minyak Schlumberger NV membukukan kerugian triwulanan ketiga berturut-turut karena jatuhnya harga minyak mentah dan anjloknya permintaan. Sahamnya tergelincir 8, 8 persen.

Operator kereta api Kansas City Southern merosot 2, 7 persen dan perusahaan transportasi dan logistik J. B. Hunt Transport Services Inc anjlok 9, 7 persen setelah hasil kuartalan perusahaan terpukul oleh menurunnya permintaan transmisi.

Indeks Dow Jones Transport, yang dianggap sebagai barometer kesehatan ekonomi, turun 1, 3 persen.

Saham kongsi kebugaran Peloton Interactive Inc kematian 3, 7 persen setelah mencanangkan penarikan kembali pedal yang hancur pada sepeda olahraga populernya.

Baca juga: Saham Spanyol ditutup “rebound, ” Indeks IBEX 35 terkerek 0, 48 persen

Baca juga: Saham Jerman berbalik naik tajam, Indeks DAX 30 terangkat 1, 62 obat jerih
 

Juru bahasa: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © JARANG 2020